Langsung ke konten utama

Cegah Corona dengan Tetap Berolah Raga Namun Hindari Tempat Keramaian



URBANSPORTI.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan Corona Virus Desease (Covid-19) sebagai pandemi (wabah). Dilansir dari website kemenkes.go.id berdasarkan data WHO per 13 Maret 2020  kasus corona telah menginfeksi 123 negara. Total kasus sebanyak 51.767 dengan 1.775 kematian di 22 negara. Sedangkan di Indonesia sebanyak 69 orang positif Covid per 14 Maret. Menyikapi hal ini kewaspadaan setiap orang menjadi penting. Namun demikian upaya mencegah tertular dan terjangkit Corona pada tiap individu juga tak kalah penting. Berikut urbansporti.com merangkum upaya pencegahan dari beberapa sumber. Salah satunya dengan tetap berolahraga secara rutin.

Jaga Stamina dengan Berolahraga Ringan namun Hindari Keramaian

Olahraga merupakan salah satu upaya menjaga tubuh tetap fit. Berolahraga bukan hanya soal meningkatkan massa otot tubuh serta membakar kalori. Berolahraga juga memiliki fungsi memperlancar metabolisme tubuh. Dengan metabolisme tubuh yang lancar diharapkan tubuh tidak rawan terserang penyakit.

Olahraga juga berfungsi mengurangi stres. Berdasarkan International Juornal tahun 2008 menyebut bahwa olahraga bisa mengatasi gejala kecemasan. Dalam penelitian tersebut orang yang rajin berolahraga memiliki stres yang lebih rendah.

Seperti diketahui di dalam tubuh manusia terdapat saraf simpatik yang mampu merespon stres. Bila pikiran stres biasanya nafsu makan akan menurun dan susah tidur. Ini yang berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh. Dengan berolahraga bisa mengurangi tingkat kecemasan diharapkan daya tahan tubuh terjaga.

Orang yang rutin berolahraga juga lebih gampang tidur nyenyak. Dilansir dar halodoc, dengan berolahraga organ tubuh mulai dari otot dan jantung akan bekerja. Ini akan membuat hormon dan saraf menjadi normal. Dengan begitu tidak hanya stres akan menurun, tidur juga akan lebih nyenyak. Harapannya dengan pola tidur yang baik kesehatan akan tetap terjaga. Orang yang berolahga juga nafsu makannya bertambah. Dengan asupan gizi tubuh akan menjadi lebih sehat.

Hanya saja, berhubungan dengan merebaknya virus corona, aktivitas olahraga juga perlu menghindari pusat-pusat keramaian. Apalagi pemerintah daerah di banyak wilayah sudah meliburkan semua kegiatan yang menjadi tempat berkumpulnya massa. Seperti car free day maupun aktivitas perkumpulan lainnya. Langkah ini untuk mencegah merebaknya penularan virus corona.

Untuk sementara olahraga bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana. Semisal aktivitas peregangan dan senam ringan di rumah, jalan kaki pagi hari mengitari kompleks perumahan, hikking di alam, bersepeda menyusuri jalan-jalan pedesaan dan sebagainya. Lakukan sekitar 15 hingga 30 menit sudah cukup. Selain berolahraga juga perlu melakukan langkah lainnya seperti;

Budayakan Hidup Bersih 

Membudayakan hidup bersih. Salah satunya mencuci tangan dengan rajin. Jangan mengusap wajah bila habis bepergian ataupun dari keramaian sebelum mencuci tangan. Cuci tangan cukup dilakukan dengan air dan sabun. Bila ada handsanitizer akan lebih baik. Menggunakan masker saat bepergian juga bisa menjadi salah satu langkah yang bisa dipertimbangan.

Konsumsi Makanan Bergizi

Mengkonsumsi makanan bergizi juga salah satu upaya meningkatkan daya tahan tubuh. Makanan seperti sayuran, buah-buahan, dan makanan yang mengandung protein direkomendasikan untuk menjaga tubuh tetap sehat. (urbansporti)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pilih Sepeda Lipat atau MTB, Ini Kelebihan Masing-masing

URBANSPORTI - Belakangan ini ragam sepeda kian banyak. Berevolusi sedemikian rupa. Banyak pabrikan berlomba-lomba menciptakan sepeda yang dinilai nyaman bagi penggunanya. Maka tidak elok bila menyebut jenis sepeda terbaik untuk olahraga bersepeda. Yang ada adalah jenis sepeda yang cocok dengan kita, sesuai dengan kebutuhan medan dan fungsinya. Maka membeli sepeda boleh pilih-pilih agar pas. Ada banyak jenis sepeda, berikut urbansporti menyajikan dua diantaranya. Sepeda lipat dan sepeda gunung. 1. Sepeda Lipat (Folding Bike) Sepeda lipat, sebagai mana namanya, memang didesain untuk bisa dilipat. Ada titik sumbu pada frame yang memungkinkan sepeda ini dilipat. Cukup kendurkan tuasnya lalu lipat. Ini membuat sepeda lipat irit ruang penyimpanan. Artinya tidak memakan ruang saat menyimpan di rumah maupun di tempat kerja. Bisa disimpan di bawah meja, almari, di bawah tangga atau di bawah meja kerja. Selain itu, setelah dilipat bisa dimasukan ke dalam bagasi mobil. Ini membuat sepeda lipat be

Mengenal 5 Merk Sepeda Lipat Berkualitas di Dunia

Sepeda Lipat ( folding bike ). (Foto: andrea piacquadio dari Pexels) URBANSPORTI-Sepeda lipat (folding bike) sejatinya didesain untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban. Dimana hunian kian terbatas yang memungkinkan dengan melipat sepeda menjadikan penyimpanan lebih praktis. Melipat sepeda maka bisa mengurangi volume penyimpanan dari setengah hingga nyaris sepertiganya. Dengan begitu akan lebih mudah saat menyimpan di dalam almari, di bawah meja kerja atapun membawanya masuk dalam lift bagi yang tinggal di apartemen. Sistem pelipatan juga akan memudahkan saat mengangkut dengan kendaraan seperti bus, kereta api ataupun mobil. Sebagai hobi dan gaya hidup, sepeda lipat tidak hanya mengedepankan fungsinya saja, namun juga prestise dan kenyamanan.  Sejumlah produsen sepeda lipat pun banyak menyajikan sepeda lipat dengan desain yang bagus, simpel dan menarik serta menggunakan bahan terbaik, kuat, nyaman dipakai dan berbobot makin ringan. Ini menjadikan beberapa sepeda lipat berharga selangi

Bersepeda Jarak Jauh, Cukup Setel Gear di Posisi Nyaman

Orang yang baru memulai hobi olah raga sepeda biasanya akan dihadapkan pada beberapa pertanyaan. Salah satunya adalah untuk bersepeda jarak jauh enaknya pakai gear di posisi besar atau di posisi kecil?. Tentu pertanyaan ini untuk sepeda dengan gear berjenis multi gear ataupun single chairning dengan multi sprocket (cassettes). Seperti diketahui gear sepeda terdiri dari chairning (depan) dan sprocket (belakang) yang  dihubungkan dengan rantai. Sebagian sepeda dibantu dengan perangkat derailleur dan shifter untuk memindahkan gigi. Pada sepeda multi gear, jika chairning disetel pada gigi besar maka kekuatan kayuh (force) yang dibutuhkan lebih besar. Namun laju sepeda lebih kencang.  Sebaliknya bila sprocket diset pada posisi lebih besar, maka butuh kekuatan atau daya dorong kaki yang lebih kecil namun laju sepeda lebih lambat. Dan sebaliknya. Ada beragam kemungkinan kombinasi pemakaian gear pada sepeda. Tergantung jumlah chairning dan sprocket. Ada istilah 3x7, 3x9, 2x10 dan s