Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2020

Memulai Olahraga Lari

Memulai olahraga apapun perlu mulai belajar menikmatinya. Dan tentu harus dimulai dari yang sederhana dan mampu dilakukan. Langkah ini supaya tidak hanya berkutat pada pola latihan yang akan terlihat membosankan. Termasuk memulai olahraga lari. Termasuk pula olah raga bersepeda.

Olah raga lari kelihatannya sederhana. Dan memang sederhana. Hanya saja jika sudah berbicara pola latihan, target dan konsistensi menjadi tidaklah sesederhana kelihatannya. Namun masih tetap akan terlihat sederhana bila hanya sebagai gaya hidup sehat berolahraga. Cukup ada kemauan, siapkan sepatu yang nyaman untuk lari dan secara rutin melakukannya. Baru setelah itu melangkah ke target.

Kesederhanaan olah raga lari namun efektif untuk melatih kekuatan dan daya tahan fisik ini membuat olahraga lari kerap menjadi menu dasar latihan dari beragam olah raga lainnya. Baik itu olah raga atletik maupun permainan. Bagi saya sendiri yang saat ini menjalani hobi olahraga bersepeda, olahraga lari terkadang masih menjadi …

Ingin Memulai Bersepeda, Tak Perlu Repot, Tinggal Mulai Saja

Ingin memulai hobi bersepeda sebenarnya tidak perlu repot. Kecuali bila ingin jadi pembalap sepeda. Ingin memulai hobi bersepeda ya tinggal memulai saja. Yang penting ada sepeda. Sepeda apapun, asal sesuai umur. Sepedanya lengkap dan berfungsi dengan baik. Lalu ada niat dan melakukannya. Melaju dijalanan secara rutin. Digowes dengan kecepatan senyamannya. Nah selesai sudah ulasan kali ini. Semestinya.

Namun kadang ada pertanyaan, enaknya mulai dengan sepeda apa? Jawabannya, sepeda apa saja yang penting cocok dan sesuai selera. Baiklah kita ulas sedikit. Hitung-hitung sambil bernostalgia saat sekolah di tahun 1991 hingga 1997 an. Kala  SMP dan SMA.

Bagi yang mulai masuk usia remaja di tahun itu, terlebih yang hidup di desa. Sepeda menjadi alat transportasi yang membantu banyak hal. Ke pasar naik sepeda. Berangkat sekolah naik sepeda. Begitu pula main ke sejumlah tempat wisata, meski menempuh jarak belasan kilometer juga naik sepeda.

Ah ada juga yang pacaran naik sepeda. Sepeda jengk…

Minimal Tiga Hal Ini di Patuhi Kala Bersepeda di Jalan Raya

Bersepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Tidak hanya di perkotaan namun juga merambah kota-kota kecil hingga wilayah kecamatan. Banyak komunitas bermunculan. Komunitas ini kerap mengadakan kegiatan bersepeda bareng. Ada juga yang mengadkaan kegiatan touring ke luar kota. Saat bersepeda  ada tiga hal yang sebaiknya dipatuhi demi keamanan pesepeda maupun orang lain.

1. Gunakan Helm Melaju di jalan raya dengan kecepatan berapapun artinya berisiko cedera kala terjatuh. Apalagi bila melaju dengan kencang. Bagi pesepeda yang menjalani hobi sudah agak lama, melaju dengan kecepatan 20 kilometer perjam di jalan datar adalah kecepatan rata-rata yang biasa ditempuh. Itu masih dalam zona nyaman bersepeda. Sebagian dari pesepeda bahkan mampu menempuh kecepatan rata-rata di atas 25 kilometer per jam.

Guna meminimalkan cedera di kepala alangkah baiknya gunakan helm sepeda. Banyak pesepeda yang mendisiplinkan dirinya sendiri untuk mewajibkan menggunakan helm. Helm sepeda yang tersta…

Manfaat Bersepeda Sambil Menyusuri Jalan Pedesaan dan Jalur Wisata Alam

Bersepeda bagi sebagian penghobinya tidak hanya sekadar sarana berolah raga, namun berfungsi pula sebagai sarana refreshing. Badan lebih sehat, stamina terjaga dan pikiran lebih fresh. Salah satu menikmati hobi bersepeda dengan nilai tambah sebagai sarana refreshing yaitu dengan menyusuri jalur pedesaan. Bisa pula menyusuri jalur wisata alam.

Kelebihan bersepeda dibandingkan olah raga aerobik lainnya adalah mampu menempuh jarak dari belasan hingga puluhan kilometer. Kemampuan jarak tempuh ini membuat penghobi sepeda bisa lebih fleksibel menentukan waktu dan rute yang akan dilalui. Tidak jarang penghobi sepeda menargetkan rute menuju luar kota. Semisal bersepeda di jalan-jalan pedesaan maupun di jalur wisata. Tujuannya adalah bersepeda sembari menikmati pemandangan alam.

Sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia tentunya memiliki tempat wisata favorit. Apalagi di era medsos seperti saat ini. Banyak tempat wisata baru bermunculan. Setidaknya wisata yang menjual panorama alam dan spot …

Bersepeda Jarak Jauh, Cukup Setel Gear di Posisi Nyaman

Orang yang baru memulai hobi olah raga sepeda biasanya akan dihadapkan pada beberapa pertanyaan. Salah satunya adalah untuk bersepeda jarak jauh enaknya pakai gear di posisi besar atau di posisi kecil?. Tentu pertanyaan ini untuk sepeda dengan gear berjenis multi gear ataupun single chairning dengan multi sprocket (cassettes).

Seperti diketahui gear sepeda terdiri dari chairning (depan) dan sprocket (belakang) yang  dihubungkan dengan rantai. Sebagian sepeda dibantu dengan perangkat derailleur dan shifter untuk memindahkan gigi.

Pada sepeda multi gear, jika chairning disetel pada gigi besar maka kekuatan kayuh (force) yang dibutuhkan lebih besar. Namun laju sepeda lebih kencang.  Sebaliknya bila sprocket diset pada posisi lebih besar, maka butuh kekuatan atau daya dorong kaki yang lebih kecil namun laju sepeda lebih lambat. Dan sebaliknya.

Ada beragam kemungkinan kombinasi pemakaian gear pada sepeda. Tergantung jumlah chairning dan sprocket. Ada istilah 3x7, 3x9, 2x10 dan sebagainy…

Olah Raga Kian Jadi Gaya Hidup di Era Virtual

Pada era virtual seperti saat ini, berbagai kemudahan dirasakan setiap orang. Mulai dari berbelanja, mencari informasi hingga bertemu dengan klien. Semua bisa diselesaikan cukup dengan duduk di depan layar monitor atau dari smartphone di genggaman tangan. Berbagai kemudahan ini justru menyadarkan banyak orang tentang pentingnya olah raga untuk menjaga kesehatan. Bahkan beragam olah raga sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban.

Di perkotaan berbagai fasilitas pun dibangun sebagai area publik - agar masyarakat bisa menikmati waktu santai, sembari berolah raga. Ada jogging track di taman, jalur sepeda, tempat latihan skateboard, gedung indoor untuk olah raga permainan, sasana bela diri dan beragam fasilitas lainnya.

Bahkan di area kantor yang menerapkan jam kerja cukup padat ada yang mulai merintis - atau setidaknya menyarankan karyawannya untuk melakukan olahraga peregangan secara sederhana. Tentu kebijakan ini untuk para karyawan yang kerjanya mayoritas duduk di belakang…