Langsung ke konten utama

Pilih Sepeda Lipat atau MTB, Ini Kelebihan Masing-masing







URBANSPORTI - Belakangan ini ragam sepeda kian banyak. Berevolusi sedemikian rupa. Banyak pabrikan berlomba-lomba menciptakan sepeda yang dinilai nyaman bagi penggunanya. Maka tidak elok bila menyebut jenis sepeda terbaik untuk olahraga bersepeda. Yang ada adalah jenis sepeda yang cocok dengan kita, sesuai dengan kebutuhan medan dan fungsinya. Maka membeli sepeda boleh pilih-pilih agar pas. Ada banyak jenis sepeda, berikut urbansporti menyajikan dua diantaranya. Sepeda lipat dan sepeda gunung.



1. Sepeda Lipat (Folding Bike)

Sepeda lipat, sebagai mana namanya, memang didesain untuk bisa dilipat. Ada titik sumbu pada frame yang memungkinkan sepeda ini dilipat. Cukup kendurkan tuasnya lalu lipat. Ini membuat sepeda lipat irit ruang penyimpanan. Artinya tidak memakan ruang saat menyimpan di rumah maupun di tempat kerja. Bisa disimpan di bawah meja, almari, di bawah tangga atau di bawah meja kerja. Selain itu, setelah dilipat bisa dimasukan ke dalam bagasi mobil. Ini membuat sepeda lipat benar-benar portable. 

Bandingkan dengan sepeda jenis lainnya, semisal MTB atau Road Bike. Meskipun pada bagian roda ada tuas untuk mencopot roda namun bila disimpan masih memakan ruang yang lebih luas dibandingkan sepeda lipat.


Dengan desain yang portable, sepeda lipat bisa dibawa saat rekreasi. Semisal di pantai maupun pegunungan. Yahh menikmati alam sembari bersepeda untuk jarak pendek.

Sepeda lipat ini memang didesain untuk masyarakat urban. Butuh jalan mulus agar dikendarai nyaman. Dengan desain gear berupa gear depan tunggal (single chairning) dan gear belakang banyak (cassetes) sepeda lipat sangat ramah untuk jalan menanjak. Apalagi ukuran bannya kecil dengan diameter rodanya juga kecil lebih ringan kala dikayuh saat menanjak. Tentu ringan tidaknya bersepeda saat menanjak ada faktor gear set pada sepeda tersebut. Hanya saja dengan ukuran gear set yang sama sepeda lipat tetap nyaman untuk rute menanjak.

Posisi duduk lebih tegak dibandingkan dengan sepeda MTB maupun Road Bike, membuat sepeda lipat didesain untuk bersepeda dengan nyaman. Posisi duduk yang tegak ini juga memungkinkan bagi pesepeda lipat untuk bersepeda jarak jauh.

Apakah sepeda lipat bisa dipakai untuk ngebut?, ya bisa, cuma sesekali. Desain sepeda ini bukan didesain aerodinamis sebagaimana sepeda roadbike. Sepeda lipat lebih mengedepankan bersepeda nyaman dan daya tahan. 

2. Sepeda Gunung (MTB)

Sebagaimana namanya sepeda ini memang didesain untuk melibas jalan pegunungan. Sebagian jenis sepeda MTB masih ramah untuk jalan datar. Medan pegunungan yang beragam mulai dari yang tanjakan ringan hingga tanjakan terjal, jalan relatif halus hingga medan berbatu, membuat sepeda gunung pun banyak jenisnya. Bentuk rangka, roda dan suspensinya juga beragam tergantung kebutuhan medan. Sepeda MTB juga memiliki roda yang besar untuk mencengkram kuat pada medan tanah maupun bebatuan.

Dilansir dari beberapa sumber, ini beberapa jenis sepeda gunung;


a. Sepeda MTB Hardtail

Sepeda gunung jenis ini ada yang tidak memiliki suspensi. Biasanya disebut sepeda MTB dengan frame rigid. Namun ada juga yang sudah memiliki suspensi namun sebatas pada fork depan. Ini berfungsi untuk melintas di medan yang tidak ekstrem. Jalan berbatu ringan tidak perlu lompatan. Sepeda ini cocok untuk jalur menanjak dengan medan tanah maupun berbatu yang relatif halus.

Beberapa sepeda MTB hardtail juga dilengkapi dengan frame (rangka) yang ringan untuk melintas lebih cepat. Sepeda jenis crosscountry  (xc race) masuk dalam kategori sepeda hard tail. 

b. Sepeda MTB Softtail

Sepeda gunung jenis ini sudah ada suspensi pada bagian rangka belakang. Fungsi suspensi pada rangka ini untuk meredam kejutan saat melibas jalur off road ataupun saat melompat. Medan yang dilalui berupa jalan offroad hingga kesulitan sedang.

c. Sepeda MTB Full Suspensi


Sepeda ini sudah full suspensi. Ada suspensi pada fork depan dan suspensi pada bagian tengah. Suspensi ini meredam kejutan saat melibas medan offroad dengan tingkat sedang, berat hingga ekstrem. Sekadar catatan sepeda Downhill, All Mountain (enduro) maupun Trail sudah menggunakan full suspensi. (eb utomo)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menu Latihan Olahraga Bersepeda bagi Pemula

URBANSPORTI - Olahraga bersepeda boleh dibilang sederhana. Bila dilakukan secara rutin akan kuat dan mahir dengan sendirinya. Namun olahraga bersepeda pun banyak ragamnya. Tergantung kebutuhan dan medan yang dilalui. Ini yang menjadikan banyak ragam olahraga bersepeda. Dari sisi ini olahraga bersepeda tidak lagi sederhana.

Untuk itu penghobi bersepeda biasanya membentuk komunitas. Ini agar mereka bisa saling bertukar informasi tentang jenis sepeda, spare part dan tips bersepeda. Selain itu bisa gowes ramai-ramai. Berikut urbansporti menyajikan beberapa menu latihan bagi penghobi olahraga bersepeda jarak jauh.

Secara garis besar latihan bersepeda untuk melatih tiga hal. Meliputi latihan nggocek atau kecepatan kayuh (speed), latihan kekuatan kayuh (force) dan latihan daya tahan (endurance). Dan satu lagi latihan keseimbangan untuk medan yang off road seperti all mountain dan downhill.
1. Latihan Kecepatan Kayuh (speed)
Tidak semua orang yang memulai olahraga bersepeda, sebelumnya sudah …

Bersepeda Jarak Jauh, Cukup Setel Gear di Posisi Nyaman

Orang yang baru memulai hobi olah raga sepeda biasanya akan dihadapkan pada beberapa pertanyaan. Salah satunya adalah untuk bersepeda jarak jauh enaknya pakai gear di posisi besar atau di posisi kecil?. Tentu pertanyaan ini untuk sepeda dengan gear berjenis multi gear ataupun single chairning dengan multi sprocket (cassettes).

Seperti diketahui gear sepeda terdiri dari chairning (depan) dan sprocket (belakang) yang  dihubungkan dengan rantai. Sebagian sepeda dibantu dengan perangkat derailleur dan shifter untuk memindahkan gigi.

Pada sepeda multi gear, jika chairning disetel pada gigi besar maka kekuatan kayuh (force) yang dibutuhkan lebih besar. Namun laju sepeda lebih kencang.  Sebaliknya bila sprocket diset pada posisi lebih besar, maka butuh kekuatan atau daya dorong kaki yang lebih kecil namun laju sepeda lebih lambat. Dan sebaliknya.

Ada beragam kemungkinan kombinasi pemakaian gear pada sepeda. Tergantung jumlah chairning dan sprocket. Ada istilah 3x7, 3x9, 2x10 dan sebagainy…

Ini 8 Olahraga Ringan yang Bisa Dilakukan di Rumah Agar Tubuh Tetap Sehat

URBANSPORTI.COM - Olahraga teratur berfungsi memperlancar sistem metabolisme tubuh dan mengurangi tingkat stres. Menjalani olahraga teratur diharapkan pula kesehatan tubuh tetap terjaga. Meskipun beberapa hari terakhir, banyak warga Indonesia yang melakukan pekerjaan dari rumah, namun olahraga berikut ini masihbisa dilakukan. Gerakannya cukup ringan, tubuh berkeringat dan harapannya mampu mengusir kejenuhan. Urbansporti menyajikan delapan diantaranya;


1. Mulai Gerakan Peregangan Tubuh
Setiap melakukan olahraga upayakan selalu dimulai dari gerakan peregangan. Tidak hanya olahraga berat seperti angkat beban, angkat besi maupun sepak bolayang butuh peregangan. Olahraga sederhana seperti jalan kaki, lari maupun bersepeda pun membutuhkan gerakan peregangan. Gerakan ini berfungsi untukmeningkatkan fleksibilitas otot tubuh. Tujuannya untuk mencegah cedera. Gerakan peregangan juga berfungsi untuk memperlancar aliran darah.

Idealnya gerakan peregangan ini bisa dilakukan secara menyeluruh, mel…